Sains dan Teknologi

Senin, 28 Februari 2011

Mencari Kebaikan SBY di Goole Malah Muncul "Mungkin Maksud Anda Keburukan SBY"

Ada yang ganjil ketika mengetikkan kata "Kebaikan SBY" di mesin pencarian Google,yang muncul malah pertanyaan oleh Google "Mungkin Maksud Anda adalah keburukan SBY"
Berikut Infonya:







Apa yang jadi obrolan hangat hari ini di Twitter? Tak lain tak bukan adalah 'kebaikan SBY'. Banyak Tweeps yang mengabarkan keganjilan bila mengetik di google dengan kata kunci "kebaikan SBY", maka si mesin pencari akan bertanya,"Mungkin maksud Anda adalah keburukan SBY?"

Keanehan ini telah ramai dibicarakan sejak Minggu kemarin dan berlanjut hingga Senin (28/2/2011) ini. Google merekap jumlah kebaikan SBY ada di lebih 351 ribu artikel, namun pihaknya lebih merekomendasikan keburukan SBY yang hanya 58 ribu temuan.

Sejumlah Tweeps juga memention keanehan itu kepada orang dekat Presiden SBY, seperti ke akun @anasurbaningrum.

Ada juga yang menduga bahwa keganjilan itu tergantung pada browser yang digunakan. "chrome & firefox tahunya keburukan SBY; opera & safari tahunya kebaikan SBY," tulis seorang tweep.

Namun ada yang menduganya perbedaan itu akibat pemilihan setelan penelusuran google yang Anda pilih. Jika bahasa antarmuka dan bahasa penelusuran disetting ke bahasa Indonesia, maka akan keluar seperti di atas. Namun jika menggunakan bahasa Inggris akan tampil normal.

Ketika aku telusuri hal ini di google dengan kata yang sama akhirnya ada sedikit penjelasan,yang jelas nggak ada unsur kesengajaan karena google mesin pencarian otomatis. Hal itu seperti yang di utarakan oleh Pengamat telekomunikasi Budi Rahardjo,ini penyebabnya:

1. Ada banyak orang yang membuat artikel soal kebaikan SBY namun berisikan informasi lebih banyak tentang keburukan SBY pada tubuh artikel. Karena Google merupakan mesin pencari yang memanfaatkan jumlah kata kunci maka secara otomatis Google melakukan koreksi.

2. Kedua, banyak pihak yang menulis di judul atau paragraf awal di artikel yang diindeks di Google, memasang kata 'kebaikan SBY'. Namun, di halaman selanjutnya, komentar yang muncul atau tautan artikel mencantumkan banyak kata soal keburukan SBY.

3. Kemungkinan ketiga adalah pemasangan indeks dan kategori kata berupa ‘keburukan SBY’ pada artikel atau berita internet berisi kebaikan SBY. “Semua artikel di internet pada dasarnya mencantumkan indeks dan kategori. Karena itu, bisa jadi ketidaksesuaian pemasangan indeks dan kategori terhadap isi berita.”


lain lagi dengan pendapat politisi partai Demokrat Roy Suryo. Menurut Roy Suryo ada yang memainkan google sehingga bersikpa demikian.

Nah,gimana menurut hasil pencarian piranti sobat blogger sekalian

Sabtu, 26 Februari 2011

Mirza dan Klaim Wahyu yang Tak Terbukti



SEBENARNYA, kita tidak punya urusan dengan masalah ini, karena merupakan urusan rumah tangga seseorang. Banyak orang yang melamar para gadis dan ingin menikah dengan mereka, kadang berhasil dan kadang juga gagal, merupakan hal yang biasa. Demikian ungkapan Syeikh Abu Hasan Ali An Nadawi, dalam buku beliau, Al Qadiani wa Al Qadianiah (Cet. Jeddah, th. 1967, hal. 112), saat akan membahas mengani kegagalan Mirza menikahi gadis belia yang bernama Muhammadi Begum.

Namun, karena hal ini merupakan kejadian yang masyhur dan Mirza mengklaim bahwa pernikahan ini berdasarkan wahyu, maka sangat menarik untuk dibahas.

Ulama India yang juga pendiri Rabithah Alam Islami ini sengaja menjadikan sumber-sumber Ahmadiyah sebagai rujukan. Demikian ringkasan mengenai kajian pendiri Universitas Nadwatul Ulama Lucknow ini.

Saat itu, tahun 1888, Mirza Ghulam Ahmad berkeinginan untuk menikah lagi dengan gadis yang bernama Muhammadi Begum, anak dari Al Mirza Ahmad Bek, yang merupakan putra dari bibinya. Namun tidak seperti selayaknya laki-laki yang hendak meminang, Mirza Ghulam Ahmad mendatangi keluarga si gadis dengan menebar ancaman sekaligus janji. Jika pihak keluarga si gadis menerima pinangannya, maka hal itu akan memberikan keberkahan yang besar, namun jika ditolak maka sesuatu yang buruk akan terjadi kepada si gadis. Jika dinikahkan dengan pemuda lain maka, suaminya itu akan mati setelah dua setengah tahun. (lihat, Ainah Kamalat Islam, hal. 552)

Mirza juga mengatakan,”Allah telah memberi kabar kepadaku, ‘gadis Al Mirza Ahmad Bek yang paling besar (Muhammadi Begum) akan menjadi istrimu dan keluarganya akan memusuhimu. Dan mereka melarangmu dan berupaya keras untuk mengagalkan hal itu (pernikahan). Akan tetapi Allah akan mewujudkan janjinya dan memberikan kepadamu baik dalam keadaan gadis mapun janda dan hilanglah penghalang dan hal ini terwujud. Tidak ada yang bisa menolak terhadap apa-apa yang ditetapkan Allah.’” (Izalah Auham, hal. 396)

Mirza sendiri mengirimkan pernyataan kepada para ulama India bahwa pernikahan tersebut merupakan takdir mubram (yang tidak berubah), dan itu merupakan timbangan untuk kebanaran atau kebohongannya. (lihat, Asmani Faisilah, hal 223)

Kala itu, baik Muslim, Kristen, maupun penganut Hindu dan Yahudi sudah mendengar klaim wahyu dari Mirza mengenai masalah ini, karena Mirza sendiri juga telah mempublikasikannya, baik di media masa dan buku yang ia sebarkan.

Namun, apa yang terjadi? Ternyata pihak si gadis akhirnya menolak pinangan tersebut. Mereka malah bertekad untuk menikahkan gadis tersebut dengan seorang pemuda yang bernama Al Mirza Sulthan Muhammad.

Mirza sendiri terus melakukan pendekatan kepada pihak si gadis. Kali ini dengan mengirim surat kepada Ahmad Bek, selaku orangtuanya dan kepada seluruh anggota keluarganya dengan cara persuasif dan menghindari ungkapan-ungkapan ancaman, seperti yang dilakukan sebelumnya.

Selain kajian Syeikh Abu Al Hasan, ulama India sebelum beliau, Syeikh Anwar Syah Al Kasyimir, ulama hadits dari Madzhab Hanafi yang hidup di masa Mirza juga menyebutkan bahwa Mirza berupaya dengan memberi iming-iming orangtua si gadis dengan harta dan properti, sebagaimana dalam kitab beliau Aqidah Al Islam fi Hayati Isa Alaihissalam. (Dinukil oleh Syeikh Abdul Fattah Abu Ghuddah dalam ta’liq, At Tashrih, cet. Kairo, 2002, hal. 40)

Namun, pihak si gadis tetap menolak ajakan tersebut, bahkan mereka memutuskan untuk menikahkan Muhammadi Begum dengan Al Mirza Muhammad Sulthan pada tanggal 7 April 1892. Bahkan, isteri anaknya Fadhlu Ahmad juga tidak setuju akan keputusan mertuanya itu, hingga Mirza memerintahkan anaknya agar mencerai sang menantu.

Saat itu, para pengikut Ahmadiyah akhirnya berdoa di masjid-masjid agar ancaman kecelakaan bagi wanita dan suaminya karena telah nekad menikah terwujudkan, seperti apa yang diklaim Mirza Ghulam Ahmad.

Walau Muhammadi Begum sudah menikah, Mirza belum berputus asa, dalam pengadilan ia bersumpah dan mengatakan,”Kenyataannya memang wanita itu tidak menjadi istriku. Akan tetapi aku akan menikahinya sebagaimana dalam wahyu dan mereka yang menentangku akan menyesal. Dan mereka yang bergembira (karena kegagalan pernikahan tersebut) akan malu dan kebingunan sendiri. Sesungguhnya wanita itu masih hidup dan diberi rezeki. Sautu saat ia akan menjadi istriku. Hal itu bukanlah angan-angan namun merupakan kayakinan yang tidak ada keraguan di dalamnya.” (Al Hukm Qadian, vol. 5, no. 1009, Agustus 1901)

Abu Hasan Ali An Nadawi menyebutkan bahwa ternyata, setelah keduanya menikah, tidak terjadi apa-apa terhadap wanita tersebut. Dan setelah waktu berlalu dua setengah tahun, suaminya Al Mirza Sulthan Muhammad juga baik-baik saja. Bahkan, setelah Mirza Ghulam Ahmad meninggal, Sulthan Muhammad masih hidup bersama isterinya hingga perang dunia pertama. (lihat, Al Qadiani wa Al Qadianiah, hal. 113-115)

Syeikh Anwar Syah Al Kasymiri juga menyebutkan dalam Aqidah Al Islam fi Hayati Isa Alaihissalam bahwa pasangan tersebut juga telah dikaruniai beberapa anak. Padahal sebelumnya, Mirza telah mengatakan, kalau sampai ia tidak bisa menikah dengan wanita tersebut, maka ia adalah orang yang paling menjijikkan dari hal-hal yang menjinjikkan. (dinukil Syeikh Abdul Fattah dalam Ta’liq At Tashrih, hal. 40)

Kehidupan Rumah Tangga Sang Pengaku Nabi

Sebelumnya, Mirza Ghulam Ahmad pertama kali menikah pertama tahun 1852 atau 1853. Dari pernikahan ini, ia memperoleh 2 anak. Kemudian pada tahun 1884 ia menikah lagi di Delhi. Namun, pada tahun 1891 terjadi perceraian, antara Mirza dengan istri pertamanya. Istri kedua ini oleh para pengikut Ahmadiyah disebut dengan penggilan “ummul mukminin”. (Sirah Al Mahdi, 1/53)

Putra Mirza dari istri pertama yang bernama Fadhl Ahmad enggan mengikuti seruan ayahnya itu, hingga ketika meninggal ia pun tidak dishalati oleh ayah kandungnya tersebut, walau dalam urusan duniawi ia taat kepadanya. (lihat, Anwar Khilafat, hal. 91)

Mengenai gaya hidup keluarga Mirza, Khawajah Kamaluddin pernah mengeluh baik kepada Muhammad Ali, pemimpin Ahmadiah Lahore maupun Syeikh Surur Syah yang juga pengikut Al Qadiani, dimana anak-anak perempuan dan istrinya mulai menentang pengiriman uang ke Qadian, setelah mereka pergi ke tempat itu dan tinggal sesaat.

Anak-anak dan istrinya mengatakan,”Kami telah menyaksikan kehidupan nabi, para sahabatnya dan istri-istrinya di Qadian. Sesungguhnya mereka hidup dalam kenikmatan.” Mereka merasa ditipu, dan setelah itu mereka tidak mau menyumbangkan uang ke tempat itu lagi. (lihat, Kasyfu Al Ikhtilaf, hal. 13)

Khawajah Kamaluddin juga pernah mengatakan kepada Muhammad Ali,”Sesungguhnya Hadzrat Mirza telah memerintahkan kita untuk berinfaq untuk dakwah, sedangkan ia sendiri hidup dalam kebanggan dan kenikmatan.” Muhammad Ali menjawab,”Sesungguhnya saya tidak bisa memungkiri hal ini, namun kita tidak diharuskan untuk mengikuti nabi dalam sifat manusiawinya.” (Haqiqah Al Ikhtilaf, hal. 50)

Kematian Pasca Mubahalah

Pada tahun 1907, setelah memiliki banyak pengikut, Mirza mengadakan mubahalah dengan Maulana Tsana’ullah Amritsari, dengan resiko barang siapa berbohong salah satu diantara keduanya, maka ia akan mati. (Tabligh Ar Risalan, 10/120)

Pada bulan Mei tahun 1908 Mirza terjangkiti penyakit kolera parah dan akhirnya meninggal. Ia dimakamkan di pemakaman yang ia pemakaman surga (Bahesti) di Qadian. Sedangkan Maulana Tsanaullah Amritsari sendiri baru wafat pada tahun 194


By Thoriq: Penulis adalah seorang jurnalis muslim dan penuntut ilmu

Jumat, 25 Februari 2011

Mahasiswa Indonesia di Libya Bantah Gaddafi Bertindak "Kejam"

Silahkan sobat blogger menilai............informasi yang manakah yang benar-benar akurat????






Pagi ini Jumat 25 Februari 2011, Eramuslim mendapatkan dua email yang mengaku merupakan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Libya.

Satu orang bernama Gelar Digjaya Muhammad, mahasiswa Islamic Call College Tripoli Libya tingkat 3 dalam jurusan ilmu ekonomi dan keuangan, asal Bandung berdomisili di Tripoli, yang juga ketua Departemen kaderisasi KKMI Libya dan satu lagi Hendi Nugraha Mahasiswa tahun kedua Kuliah Dakwah Islamiyyah, Tripoli Libya jurusan ekonomi asal Tasikmalaya.

Kedua orang yang mengaku mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Libya ini menyayangkan banyak media khususnya di Indonesia yang telah salah melihat situasi yang saat ini terjadi di Libya. Menurut mereka media-media Indonesia telah termakan informasi palsu dari kantor-kantor berita asing yang yang sarat dengan berita-berita palsu dari "saksi mata" "koresponden" yg sudah dipersiapkan oleh pihak oposisi pemerintah Libya.

Mereka juga telah mengkomparasikan sumber dari media asing, media pemerintah Libya dan situasi di lapangan baik melalui koresponden maupun kesaksian pribadi kawan-kawan mahasiswa yang ada di sana.

Berikut "klarifikasi" mahasiswa Indonesia tersebut.

Klarifikasi pertama dari Gelar Digjaya Muhammad(sengaja kami copy paste langsung dari email beliau, tanpa mengedit dahulu ejaan yang salah):

  • banyak pihak berkonspirasi untuk menjatuhkan pemerintahan gaddafi yang selama ini dikenal non-kompromistis thdp asing, jadi pemberitaan ttng libya banyak sekali yang bias. dramatisasi dan sangat berlebihan
  • itu poin pertama sebelum saya jelaskan keadaan di libya, termasuk media-media arab spt aljazeera dan alarabiya, kebanyakan berita mereka hanya mencatut dari "saksi mata" yg tdk jelas.
  • saya melihat "saksi mata2" tersebut adlh jaringan konspirasi yang sudah disiapkan musuh2 gaddafi semenjak jatuhnya rezim ben ali tunisia
  • rilis pemerintah libya kemarin dini hari tadi dalam jumpa pers, korban tewas: 110 orang aparat keamanan. 222 orang sipil. 120 orang sipil berasal dari benghazi
  • benghazi adalah kota yang terletak 1000 km ke arah timur dari tripoli dimana dimulainya demonstrasi tanggal 16-17 februari. dimana para demonstran membakar kantor polisi dan membakar foto2 gaddafi
  • benghazi adalah ibukota libya sebelum gaddafi berkuasa, di kota itulah pusat pengikut raja idris yg dulu dikudeta gaddafi tahun 69, sudah sejak lama sebagian penduduk benghazi ingin memisahkan diri dari pemerintahan gaddafi, sehingga ketika ada momen tsunami demo di timteng, dimanfaatkan oleh para oposan ini
  • saat ini benghazi masih berada di bawah kendali demonstran oposan. demonstran oposan di benghazi sebagiannya bersenjata setelah banyak unsur tentara pemerintah di benghazi yang belot,gudang senjata dikuasai, bahkan tank2
  • mulai kemarin malam sampai hari ini ada demonstrasi pro-pemerintah besar2 an dari pendukung gaddafi di seluruh libya. gaddafi menyerukan para oposisi menyerahkan senjata, untuk bersama mengembalikan kehidupan normal di libya, memulai sejarah baru libya
  • jatuhnya korban dari sipil dan aparat keamanan adalah karena massa oposisi di benghazi bersenjata, juga krn banyaknya sniper2 yang entah siapa mereka. entah bayaran pemerintah libya, entah bayaran amerika&israel.
  • kita mahasiswa, memiliki koresponden warga2 libya dari berbagai daerah dan distrik di tripoli. pemberitaan dari media barat&semi barat (BBC,CNN,jazeera,arabiya) kita komparasikan dengan pemberitaan dari pemerintah libya dan koresponden lapangan.
  • saat ini kota sirte, sabha, zawiyah, sudah FULL dikuasai penuh pemerintah dan tidak ada lagi kerusuhan
  • kota Benghazi (1000 km dr Tripoli), baidha (1200 km dr Tripoli) saat ini masih belum bisa dikuasai pemerintah, tapi sudah banyak unsur oposan di dua kota tersebut yang menyerahkan senjata
  • kemarin sore diadakan pertemuan antara dubes-dubes uni eropa dengan pemerintah libya ttng perkembangan kondisi terkini dan penjelasan fakta lapangan yang disembunyikan media asing
  • kehidupan ekonomi mulai berjalan kembali setelah sempat terhenti selama 2 hari. toko2 mulai buka,pasar2 tradisional kembali beroperasi, lalu lintas mulai ramai termasuk angkutan2 umum.
  • pemerintah sudah menghimbau agar warga libya kembali bekerja dan beraktivitas normal kembali
  • bandara kota tripoli masih beroperasi normal, namun sangat penuh oleh orang2 yang ingin keluar Libya.
  • internet, facebook, dan jaringan ponsel sudah kembali normal
  • keadaan sempat mencekam ketika gaddafi belum muncul, tp setelah pidato dua hari kemarin suasana berbalik berangsur normal. sempat ada pembakaran dan perusakan beberapa gedung di tripoli, namun kini sudah mulai direnovasi
  • hari ini saiful islam gaddafi menyatakan akan mengundang pers dari berbagai Negara untuk menjelaskan dan membuktikan fakta-fakta palsu yang berkembang
  • hari ini syaikh khamis Libya mengecam fatwa qardhawi “darah gaddafi halal” yang didasarkan pada berita2 bohong.

Berita2 bohong / fitnah diantaranya:

  • dikabarkan gaddafi sudah terdesak dan terkepung di rumahnya. padahal esok harinya gaddafi berpidato di tripoli
  • pengeboman melalui pesawat di distrik tajuro, suqjumah, fasylum. sampai saat ini seluruh responden kami dari berbagai distrik pun sama sekali tidak pernah mendengar bunyi bom satu pun. responden kami dari berbagai distrik dan daerah yang diberitakan terjadi pengeboman mengatakan tidak ada apa2, tidak ada bunyi pesawat apalagi letusan bom
  • pembantaian massal di Tripoli,penembakan membabi buta. ada mahasiswa kampus kami yang tiga hari mengelilingi tripoli, tidak menemukan apa2 yang diberitakan. tidak ada mayat-mayat bergelimpangan.
  • alun2 tripoli hancur dan dijadikan pusat demo anti-gaddafi (justru kebalikan, alun2 kota masih sangat indah dan sudah dua hari berturut2 dipenuhi ratusan ribu para pendukung gaddafi)
  • kota sirte,sabha,zawiyah,misrata,sabrata jatuh ke tangan oposisi (padahal yang dikuasai oposisi hanya kota Benghazi, baidha yang terletak 1000 km dari Tripoli kea rah timur)---pemerintah menengarai berita-berita bohong tersebut disebarkan melalui "saksi2 mata lapangan" yang dipersiapkan secara sistematik oleh jabhah wathoniah li inqadz libya (front nasional untuk penyelamatan libya), sebuah gerakan oposisi libya terbesar yang bermarkas di london dan AS

Kesalahan (atau mungkin kebohongan) media2 spt BBC,CNN,jazeera,Arabiya,juga media nasional :

  • mengandalkan kontributor lapangan "saksi mata" yang tidak jelas siapa mereka, dimana mereka. dan dengan redaksi yang dibesar2kan
  • memuat berita sepotong2. contoh pidato gaddafi yang dimuat secara sepotong2, di media2 ditulis gaddafi berkata "ini negara saya.aku akan habisi para pemberontak jengkal demi jengkal" padahal gaddafi menyeru "ini negara saya,negara leluhur saya,negara leluhur kalian,saya tidak ingin kekacauan ada di libya". gaddafi menyerukan para demonstran bersenjata meletakkan senjatanya, jika tidak, pemerintah akan mengggunakan kekuatan. SAYA SIAP UNTUK MENERJEMAHKAN SECARA LENGKAP PIDATO GADDAFI dan SAIFUL ISLAM
  • melebih2kan dan mendramatisir redaksi bahasa tulisan

Kronologi krisis libya :

  • sebelum tanggal 16-17. diadakan demonstrasi besar pro-gaddafi di alun2 kota tripoli
  • tanggal 16-17 dimulai demonstrasi 300 orang di benghazi dgn tuntutan penegakan HAM atas demonstran yang dibunuh di tahun 2005 dan 1990 an. saat berdemo mereka membakar kantor polisi,foto gaddafi dan buku hijau (ideologi resmi libya) dan menyerang tentara&polisi yang berjaga, sehingga pihak tentara mengatakan terpaksa melepaskan tembakan,2 orang sipil tewas
  • setelah ada korban 2 orang tewas tersebut diblowup media, ribuan penduduk benghazi bersimpati pada demonstran dan ikut turun ke jalan. setelah demo meluas di benghazi, tentara&polisi kewalahan, markas2 dan gudang senjata tentara dikuasai. sehingga tripoli mengirimkan tentara tambahan untuk menghadapi demonstran benghazi dan mengisolasi benghazi
  • demonstrasi&kerusuhan menjalar ke berbagai kota seperti baidha, ajdabiya, sirte, misrata, sabrata, zawiyah, sabha, tobruk
  • disini mulai terjadi kontak senjata dgn jumlah yang luas antara tentara pemerintah dengan demonstran yang bersenjata maupun tidak bersenjata. jumlah korban tewas mnrt versi pemerintah dari sipil sekitar 220 (benghazi sktr 120 orng), dari aparat sekitar 110. pesawat dikerahkan untuk mengebom gudang2&depot2 senjata yang dikuasai demonstran
  • pidato saiful islam, menawarkan rekonsiliasi dan reformasi libya baru
  • disini pula mulai dikabarkan berita bohong ttng pengeboman pesawat, pembantaian massal, kebijakan bumi hangus di tripoli
  • suasana mencekam di tripoli. semua orang berada di rumah. tdk ada pengeboman, pembataian. tp ada bbrp kerusuhan di bbrp titik dan pembakaran beberapa gedung memakai bom molotov termasuk satu sisi gedung "qaatus sya'b",gedung parlemen libya.
  • pidato gaddafi di daerah aziziyah tripoli, menyerukan para oposan menyerahkan senjata dan menghentikan perusakan. menyerukan orang2 libya keluar rumah utk mendukung gaddafi dan tidak takut beraktivitas
  • -setelah pidato tersebut, keadaan berbalik, puluhan ribu para pendukung gaddafi sejak malam lusa kemarin, keluar rumah memenuhi jalan2 di tripoli mengungkapkan dukungan mereka thp gaddafi terutama di alun2 kota tripoli
  • diadakan konferensi pers oleh militer libya, militer libya menyilakan kepada para jurnalis utk mengecek langsung k lokasi2 yg diklaim ada pengeboman dan pembantaian
  • pertemuan para duta besar negara2 eropa dgn militer libya
  • kota tripoli saat ini sudah berangsur normal. internet, facebook, dan jaringan ponsel sudah kembali normal, toko2 mulai buka,pasar2 tradisional kembali beroperasi, lalu lintas mulai ramai termasuk angkutan2 umum. rasa mencekam semakin kecil, hanya para warga harus sangat waspada thdp ancaman2 kerusuhan.
  • kota Benghazi (1000 km dr Tripoli), baidha (1200 km dr Tripoli) saat ini masih belum bisa dikuasai pemerintah, tapi sudah banyak oposan benghazi yang menyerahkan senjata
  • kota sirte, sabha, zawiyah,misrata,sabrata sudah FULL dikuasai penuh pemerintah dan tidak ada lagi kerusuhan

Ya Allah saksikanlah, mudah2an fitnah dan krisis ini segera berakhir. Ya alloh selamatkan darah rakyat libya dari kejamnya senjata dan berita2 fitnah.

Klarifikasi kedua dari Hendi Nugraha:

Ketika membaca pemberitaan media-media baik nasional maupun internasional tentang Libya, sebagai orang yang sampai saat ini tinggal di Tripoli, ibukota Libya, jujur saya merasa kecewa. Begitu banyak berita-berita tersebut, khususnya mengenai Tripoli, yang kebenarannya harus diklarifikasi lebih lanjut karena ternyata tidak sesuai dengan apa yang saya lihat.

Senin, 21 Februari 2011
Senin malam 21 februari 2011 diberitakan bahwa beberapa daerah di Libya seperti Fashloum, Tajuuro, Suuq Jum’ah dll dibombardir militer. Saat itu juga, teman saya mahasiswa asal Pakistan menelepon beberapa kenalannya yang tinggal di saerah-daerah tersebut. Dan ternyata kata mereka, tidak ada apa-apa disana. Nahnu naaimuun,, maa fisy haajah,, maa fisy syai (kami pada tidur,, tidak ada apa-apa disini).. kata mereka.

emang kenalan yang di Fashloum mengatakan bahwa sempat terdengar suara tembakan dan setelah itu kembali tenang. Selasa siangnya, ‘amiid kuliah memberitahu kami bahwa memang ada beberapa orang tidak dikenal yang melepaskan tembakan di Fashloum dengan motif yang belum diketahui, wallahu a’lam.

Selasa, 22 Februari 2011
Beberapa media memberitakan bahwa sepanjang hari selasa 22 februari 2011, para demonstran penentang Gaddafi di Tripoli ditembaki militer baik melalui helikopter ataupun melalui jet tempur (dibombardir..???) sehingga mayat-mayat bergelimpangan dan tidak ada satupun yang mampu menolong mereka yang terluka karena militer terus melepaskan tembakan.

Wallahi, sepanjang hari selasa tersebut saya sama sekali tidak mendengar suara tembakan ataupun helikopter dan pesawat jet, kecuali beberapa suara tembakan ke udara dan kembang api yang ditembakkan sebagai respon atas seruan Gaddafi menjelang maghrib kepada para pendukungnya untuk memenuhi jalan-jalan Libya untuk menunjukkan pada dunia bahwa rakyat masih mendukungnya.

Tidak seperti beberapa pemberitaan yang menyebutkan bahwa sepanjang selasa malam militer masih menembaki para penentang Gaddafi di Tripoli, padahal malam itu jalan-jalan Tripoli dipenuhi pendukung Gaddafi. Jadi mana mungkin militer menembaki mereka.

Rabu, 23 Februari 2011
Media kembali memberitakan bahwa sepanjang selasa malam sampai rabu siang pembantaian terus berlanjut di Tripoli. Diberitakan juga bahwa para milisi dan milioter pendukung Gaddafi membersihkan mayat-mayat yang berserakan di jalan-jalan dan tembakan terdengar tiada henti sepanjang selasa malam.

Kembali saya tegaskan bahwa suara tembakan yang saya dengar pada selasa malam adalah respon atas seruan Gaddafi dan itu pun tidak berlangsung lama. Saya khawatir suara tembakan itu lah yang diberitakan media dan ditafsirkan sebagai tembakan pembantaian terhadap terhadap demonstran.

Pada malam itu saya justru mendengar banyak suara klakson dan kembang api dari jalan-jalan di Libya. Sementara itu televisi pemerintah menayangkan demo para pendukung gaddafi di Saahah Khadraa (alun-alun Tripoli), Sabha dan Sirte. Sulit dipercaya jika ada pembantaian di malam itu, mengingat malam itu pula, pemerintah mengadakan jumpa press yang dihadiri kalangan jurnalis kecuali al-Jazeera (lihat http://www.kkmilibya.com/?p=179).

Adapun rabu siang, siaran televise menayangkan kondisi jalan-jalan Tripoli yang bebas dari bekas-bekas rudal dsb. Beberapa pemuda juga dimintai komentar terkait beberapa pemberitaan “kreatif” media-media luar.

Beberapa berita bohong lainnya misalkan berita pelarian Gaddafi ke Venezuela yang langsung dibantah Gaddafi sendiri ataupun berita bahwa Gaddafi sudah terkepung di rumahnya, atau beberapa gambar demonstrasi yang ditayangkan ternyata gambar demonstrasi tahun 2004 dan 2005 (mengomentari hal itu, ‘amid kuliah sempat berkomentar “apakah logis demonstrasi di musim dingin tapi memakai baju musim panas..??”).

Satu hal yang saya khawatirkan adalah adanya konspirasi yang sedang berjalan untuk memojokkan pemerintah Libya dan nantinya, memberi legitimasi Amerika dan sekutunya untuk intervensi dan menjadikan Libya seperti Iraq dan Afganishtan. Bahkan dalam salah satu konferensi pressnya, pemerintah Libya sempat memperlihatkan helikopter Amerika yang terlihat mengudara di atas Jabal Akhdhar, sebagai bukti adanya intervensi asing.

Saya tidak menyangkal bahwa Libya saat ini sedang mengalami masa krisis yang bisa jadi pada nantinya memaksa kita, warga Indonesia di Libya, untuk dievakuasi yang berdasar audiensi dengan pihak KBRI, KBRI pun telah siap dengan skenario tersebut.

Saya pun tidak menyangkal bahwa memang telah terjadi bentrokan antara pemerintah dan demonstran anti Gaddafi di daerah-daerah timur seperti Benggazhi dan Baydha yang telah menelan korban jiwa. Meski dengan adanya beberapa contoh “berita-berita kreatif” seperti dicontohkan diatas, saya pun menjadi sangsi akan jumlah korban yang diberitakan (pihak pemerintah sendiri merilis bahwa jumlah keseluruhan korban jiwa sekitar 300 orang baik dari warga sipil maupun militer). Wallahu a’lam.

Demikian dua email "klarifikasi" terkait perkembangan Libya dari dua orang yang mengaku mahasiwa asal Indonesia yang berkuliah di Libya, soal mana informasi yang benar apakah dari kedua mahasiwa ini atau dari media yang telah banyak beredar, Wallahu a'lam.(fq)