Sains dan Teknologi

Selasa, 22 Maret 2011

Makna Tanah Sebagai Salah Satu Unsur Bersuci: "Jawaban Bagi Yang Meragukan Keharaman Najis Anjing"








Beberapa minggu yang lalu di Indonesian Room pernah membahas apakah air liur anjing haram atau nggak? Sampai ada yang meragukan keharaman najis anjing karena ketidak tahuan suatu dalil. dan aku sendiri berusaha meyakinkan dengan berusaha mencari artkel ilmiah yang dapat memecahkan maasalah ini.

Nah,ketika2 aku jalan2 ke RM aku temukan suatu artikel yang aku cari selama ini "Jawaban Ilmiah Kenapa bersuci 7x"

Berikut penjelasannya:

Lebih dari 1400 tahun yang lalu Rasulullah telah menyarankan untuk nggak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya,dan telah memerintahkan untuk membasuhnya (jika terkena) dengan tujuh kali siraman yang salah satunya menggunakan tanah.

Perhatikan Sabda Rasulullah :

Dari Abi Hurairah RA,Rasulullah bersabda,

"Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali,salah satunya dengan menggunakan tanah"

Dari Abu Hurairah RA,Rasulullah peace be Upon Him bersabda,

"Apabila anjing menijlat wadah seseorang maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali". (HR. Muslim)

Ilmuwan sudah membuktikan hal ini jika virus anjing itu sangat lembut dan kecil (mungkin keluarga HIV/AIDS kali y.....just kidding Covered Laugh). Sebagaiman diketahui semakin kecil ukuran mikroba,ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah (nggak kebayang deh..klo aku bisa lihat secara kasat mata)

Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah.

Tanah menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman,yakni tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.

Eksperimen dan beberapa hipetosa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Kita juga bakalan terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena penyakit menular berbahaya dan ganas,yang kita kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu. Ternyata para peneliti nggak menemukan bekas apapun dari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya.

Menurut Muhammad Kamil Abdl Al Shamad,tanah mengandung unsur yang sangat kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman berbahaya lainnya. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut. Sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut.

Para dokter ahli mengemukakan,kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah.

Dr. Al Isma lawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins,virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.


Fakta tentang anjing yang tak banyak diketahui
dr. Ian Royt menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya, seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang, tiga di antaranya dapat matang yang cukup dengan menempelkannya pada kulit. Sel-sel telur ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 mm. Data statistik di Amerika menunjukan bahwa terdapat 10 ribu orang yang terkena virus ulat tersebut, kebanyakan adalah anak-anak.

Secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak dalam ususnya. Para dokter menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing. Biasanya penyakit ini berpindah pada manusia atau hewan melalui air liur pembawa virus yang masuk pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya.

Ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia yaitu paru-paru. Ulat yang bersemayam di paru-paru, yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bagian dalam lainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun

Gini aj dulu info nya ,dh waktunya makan apalagi nih blom solat dzuhur. Semoga bermanfaat

Wassalaamualaikum warahmatullah wabarakatuh


Sumber: Ruangmuslim.com